Line News

---Ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendatangi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (31/12).---Tanpa memperdulikan kecaman masyarakat internasional, Israel terus memborbardir Gaza, Rabu (31/12).---Kebakaran terjadi sekitar pukul 10 malam, saat warga sedang menyambut malam pergantian tahun. Penyebab kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pergi penghuninya untuk merayakan tahun baru di Bandung.---Empat warga Kampung Kawung Luwak, Desa Sirnaraja, Kecamatan Cigalontang, Tasikmalaya, Jawa Barat, tewas setelah tertimbun lereng tebing yang longsor, Rabu (31/12). Sedangkan lima lainnya selamat. Longsor terjadi saat para korban sedang memperbaiki saluran irigasi untuk mengairi sawah mereka.---Pembukaan awal tahun kali ini diwarnai aksi tawuran antar kelompok remaja. Malam perayaan tahun baru di sekitar Tugu Kujang mendadak mencekam ketika dua kolompok remaja terlibat saling lempar. Tawuran terjadi di tengah-tengah kerumunan massa yang tengah asik melihat kembang api.---Sebuah tower milik SMKN 7, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Jalan Aminah Syukur Samarinda, roboh dan menimpah sebuah rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan

Kelangkaan Elpiji Belum Juga Teratasi

Jakarta: Kelangkaan elpiji di berbagai daerah di Tanah Air, hingga Sabtu (27/12), belum juga teratasi. Pemerintah beralasan kelangkaan elpiji dipicu rusaknya sejumlah kilang milik Pertamina. Kondisi kian sulit karena pemerintah telah menetapkan sebagian wilayah sebagai daerah konversi minyak tanah.

Di Kramat Pulo-Jakarta, elpiji sulit didapat sejak dua pekan lalu. Keadaan itu kerap menyulut emosi warga terutama kaum ibu. Sementara di Semarang, Jawa Tengah, warga harus menunjukan kartu tanda penduduk (KTP) saat membeli elpiji di operasi pasar. Kondisi serupa juga terjadi dalam operasi pasar di Demak, Jawa Tengah.

Kelangkaan elpiji hanyalah satu dari beberapa dampak program konversi. Kisah lain yang tak kalah menyulitkan warga, yakni ledakan elpiji. Tak sedikit korban jiwa dalam kasus ini. Namun, Pertamina dan Asosiasi Industri Tabung Baja membantah jika dikatakan kualitas tabung elpiji buruk. Kedua perusahaan justru balik menuding warga yang salah saat memasang tabung.

Kenyataan itu tak menyurutkan langkah pemerintah meneruskan program konversi. Program ini ditargetkan bisa menjangkau lebih dari 42 juta kepala keluarga. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, kekurangan program konversi tergolong masih wajar. Pasalnya program konversi dijadwalkan rampung dalam tiga tahun.

Dengan investasi sekitar Rp 15 triliun, program konversi bisa mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak hingga Rp 20 triliun per tahun. Tak hanya itu, dengan elpiji tiga kilogram konsumen bisa menghemat rata-rata Rp 24 ribu per bulan dibanding menggunakan minyak tanah. Namun, program yang baik di atas kertas ini seharusnya didukung kesiapan infrastruktur yang aman.

Deposito, Tren Investasi 2009

Jakarta: Bagi sebagian orang, 2009 merupakan tahun tantangan di bidang ekonomi. Apalagi imbas krisis global dipastikan mempengaruhi perekonomian Indonesia hingga dua tahun ke depan. Investasi bisa menjadi alternatif pengalokasian dan penyimpanan dana yang menguntungkan.


Menurut perencana keuangan, Safir Senduk, penanam modal perlu memerhatikan cara berinvestasi yang aman. Investasi yang paling direkomendasikan adalah deposito. Meski bunganya masih di bawah tingkat inflasi namun cukup aman sebagai simpanan jangka panjang.

Investasi kedua adalah penyewaan properti. Ketiga, obligasi pemerintah yang memiliki bunga tinggi. Jika dana Anda terbatas, tambah Safir, investasi reksadana pasar uang bisa menjadi pilihan. Karena modal yang dibutuhkan tak mencapai jutaan rupiah.

Namun ada beberapa investasi yang sebaiknya dihindari. Di antaranya bermain valuta asing, perdagangan saham jangka pendek, serta tawaran investasi yang seringkali dititipkan ke perbankan. Safir mengingatkan untuk ekstra waspada dengan tawaran ini.

Satu lagi, tambah Safir, jangan menempatkan uang hanya di satu pilihan investasi. Selain untuk menekan risiko, keuntungan yang diperoleh juga dapat maksimal.

OP Elpiji Digelar, Warga Tetap Tak Kebagian

Semarang: Operasi pasar elpiji digelar di depan kantor Pertamina, Jalan Tamrin, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (27/12). Ini adalah hari terakhir pelaksanaan OP di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Kabupaten Demak. Daerah-daerah itu merupakan wilayah terparah yang mengalami kelangkaan elpiji dalam satu bulan terakhir.

Dalam OP elpiji terakhir ini banyak warga dan pengecer yang tidak kebagian. Penyelenggara ternyata masih melayani calon pembeli yang sudah menyerahkan kartu tanda penduduk (KTP) sehari sebelumnya. Akibatnya pembeli yang datang dan menyerahkan KTP kemarin sebagai syarat membeli lima tabung elpiji ukuran tiga kilogram tidak dilayani.

OP elpiji selama tiga hari di Semarang belum bisa disebut lancar karena masih diwarnai ganjalan. Pada hari pertama OP diwarnai protes warga karena harus berebut dengan pengecer. Pada hari kedua penyelenggara membatasi pembelian maksimal lima tabung tiga kilogram per KTP. Pada hari terakhir masih banyak calon pembeli tidak kebagian. Artinya kelangkaan elpiji belum teratasi dan janji pemerintah yang menjamin pasokan elpiji kembali normal secepatnya belum terbukti.

Pengamat: Harga BBM Bisa Secepatnya Turun

Jakarta: Menyusul jatuhnya harga minyak dunia, pemerintah telah dua kali menurunkan harga bahan bakar minyak. Harga premium yang semula dijual Rp 6.000 per liter kini menjadi Rp 5.000. Sedangkan harga solar semula Rp 5.500 kini menjadi Rp 4.800 per liter.

Januari nanti harga premium dan solar kembali akan turun. Berita baik ini disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Tapi di mata pengamat perminyakan, dengan asumsi harga minyak dunia US$ 40 per barel seharusnya harga premium sudah bisa turun. "Pemerintah sebenarnya sudah memperoleh untung," kata Kurtubi, pengamat minyak dan gas, Sabtu (27/12)

Meski pemerintah belum menyatakan berapa besar penurunan harga BBM dan kapan waktunya, namun masyarakat sudah meyambut gembira. "Seharusnya harga sembako dan transportasi juga ikut turun," kata salah seorang warga.

Setiap bulan harga premium dan solar akan dievaluasi dan disesuaikan dengan harga minyak mentah dunia. Jika harga minyak mentah dunia turun maka kemungkinan harga BBM juga turun lagi. Namun jika harga minyak naik, pemerintah menetapkan batas atas, yaitu Rp 6.000 untuk premium dan Rp 5.500 per liter untuk solar. Inilah yang dituntut pemerintah. Masyarakat juga harus bisa sama-sama menerima ketika harga BBM turun maupun naik.(IAN/Ido Sitompul dan Akbar Berno)

Wapres: Harga BBM Pasti Turun Lagi

Jakarta: Harga bahan bakar minyak dipastikan akan kembali turun. Akan tetapi besarannya masih belum diketahui. "[Harga BBM] pasti turun," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat (26/12).

Kalla menambahkan, terus intens membicarakan penurunan harga BBM. "Tetap konsekuen untuk menyesuaikan BBM itu, apabila turun maka kita harus turunkan sesuai tingkat yang wajar,"Kalla.
Apabila penurunan harga BBM terjadi maka penurunan itu sudah ketiga kali untuk premium dan dua kali untuk solar. Saat ini untuk premium per liternya sebesar Rp 5.000 sedangkan solar Rp 4.800.

Ekonomi Indonesia

Menurut pengamat ekonomi Faisal Basri, ekonomi Indonesia secara makro akan cukup baik di tahun 2008. Pertumbuhan PDB nasional naik selama enam triwulan terakhir bertururt-turut. Tahun 2007 PDB naik 6,2 % sedangkan tahun 2008 diprediksikan naik 6,8 %. Ini lebih tinggi dari angka-angka negara tetangga. Cuma ada sedikit masalah, tahun 2008 adalah tahun tikus jadi jangan salah urus. Masalah kita ada di produksi minyak. Mestinya selakau pengekspor minyak, kita akan menikmati kalau harga minyak dunia naik. Nyatanya kita malah bingung kalau harga minyak naik. Rupanya ini karena produksi minyak kita menurun drastis. Tahun 1997, produksi minyak nasional 1,51 juta barrel/hari. Sekarang produksinya hanya 0,91 juta barrel/hari turun 40 %. Menurut Faisal Basri, setiap kenaikan harga minyak dunia sebesar $10, pengaruh ke APBN hanya 400-500 milyar. Tetapi kalau produksi turun 50.000 barrel, akan mengoreksi APBN 10-11 trilyun. Wah, rupanya disini problem kita. Masalah kita bukan diakibatkan eksternal (kenaikan harga minyak dunia) tetapi oleh ketidakmampuan meningkatkan produksi minyak. Urus punya urus, ongkos produksi perusahaan minyak kita 27,43 dollarAS per barrel, sementara perusahaan minyak non plat merah hanya 9,8 dollar AS. Wah pantaslah kalau kita susah, tapi sebaiknya ya kita salahkan diri sendiri saja karena produksi turun dan ada inefisiensi di ongkos produksi. Kalau kata Tukul : Puas....Puas......!

@Copyright 2008/2079: ( XcyberG.tk )